Bank Mega Syariah adalah perusahaan bank di bawah manajemen CT Corp. Tidak heran Anda tertarik menjadi nasabah karena bank ini menawarkan begitu banyak manfaat.

Apa manfaatnya? Untuk menjawab ini, mari kita kenali dulu profil dan produk perbankan yang mereka tawarkan.

Profil perusahaan Bank Mega Syariah

Bank Mega Syariah pertama kali didirikan pada 27 Juli 2004. Sejarahnya dimulai dengan PT Bank Tugu (Bank Tugu) yang diakuisisi oleh CT Corpora melalui Mega Corpora dan PT The Partners Investama pada tahun 2001.

Sejak awal akuisisi, pemegang saham memang ingin mengubah Bank Komersial Tugu menjadi bank komersial syariah.

Keinginan ini terwujud setelah mendapat izin dari Bank Indonesia melalui Surat Keputusan Deputi Gubernur Bank Indonesia No.6 / 10 / KEP.DpG / 2004. Melalui izin ini, Bank Umum Tugu secara resmi menjadi Bank Mega Syariah Indonesia atau disingkat BSMI. 27 Juli 2004 menjadi tanggal resmi berdirinya Bank Syariah Mega Indonesia.

Konversi Bank Tugu menjadi Bank Mega Syariah Syariah tercatat dalam sejarah perbankan Indonesia sebagai salah satu upaya bank umum konvensional untuk menjadi bank umum syariah.

Pengembangan identitas perusahaan

BSMI secara resmi beroperasi pada 25 Agustus 2004. Sejak itu telah terjadi sejumlah perubahan di Bank Mega Syariah, termasuk:

  1. Pada tanggal 7 November 2007, para pemegang saham memutuskan untuk mengubah bentuk logo BSMI menjadi logo PT Bank Mega saudara perusahaan-nya. Hanya saja BSMI menggunakan warna yang sedikit berbesa dengan PT Bank Mega.
  2. Pada tanggal 2 November 2010 PT Bank Mega Syariah Indonesia berganti nama menjadi PT Bank Mega Syariah melalui Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 12/75 / KEP.GBI / DpG / 2010.
  3. Pada 16 Oktober 2008 Bank Mega Syariah memperoleh status sebagai bank devisa. Status ini memungkinkannya untuk melakukan transaksi valuta asing dan terlibat dalam perdagangan internasional. Ini berarti jangkauan bisnisnya menjadi lebih luas tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di dunia internasional.
  4. Pada 2009, tepatnya pada 8 April, mendapat izin dari Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bank yang bisa menerima setoran biaya penyelenggaraan ziarah. Izin ini adalah salah satu fondasi baru bagi Bank Mega Syariah untuk semakin melengkapi kebutuhan perbankan syariah di Indonesia.

Demi mewujudkan visi Tumbuh dan Sejahtera bersama Bangsa, Bank Mega Syariah terus melakukan sejumlah inovasi dan mengembangkan bisnisnya.

Antara lain dengan memperkuat modal dasar bank, yang semula Rp400 miliar menjadi Rp1,2 triliun sehingga modal disetor meningkat dari Rp150.060 miliar menjadi Rp318,84 miliar. Saat ini modal telah mencapai Rp787,204 miliar.

Untuk mewujudkan visi di atas, Bank Mega Syariah juga mengembangkan produk perbankan dengan memasuki pasar mikro dan hipotek.

… KLIK UNTUK BACA LEBIH LANJUT →

Profil pos Bank Mega Syariah dan Produk Unggulan untuk Pelanggan muncul pertama kali di Lifepal Media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here